Rabu, 26 Februari 2025

Kehidupanku setelah 23+ th

 Hi... sudah lama aku tidak menulis tentang apa yang ingin aku tulis.

Mungkin karna terlalu sibuk bekerja dan main dengan lingkungan baru, sehingga tidak ada waktu untuk kegiatan menulis blogger seperti ini. padahal citacitaku ingin sekali menjadi penulis novel atau jurnalistik. namun lagi-lagi harapan dan cita-cita tidak bisa aku capai karna keadaan. umurku saat menulis ini sekarang adalah 27 tahun dimana aku sudah dewasa lagi bukan remaja dan seharusnya aku bisa lebih baik dalam segala hal. menjadi dewasa tentunya bukan hal yang mudah menurutku diumur 23tahun keatas adalah kehidupan yang sangat sulit untuk dijalani, rasanya berat sekali menjadi dewasa. terlebih teman-teman sudah banyak ynag sukses dalam karier, sudah banyak yang menikah dan punya anak sedangkan aku masih begini-begini saja bahkan sosok pria saja tidak ada disampingku saat ini, menyedihkan bukan? parahnya lagi aku selalu gagal d.alam hal apapun. entah itu karier ku yang biasa -biasa saja, percintaanku yang selalu berujung tragis dan teman yang perlahan menghilang sat persatu. entahlah sepeprtinya tidak adda yang menarik dalam hidupku, tapi dibalik semua itu aku bangga pada diriku sendiri karna sudah banyak melewati masa-masa sulit dalam hidup dan mampu bertahan hingga sekarang, terimkasih untuk diriku sendiri:)

Hidup adalah perjalanan yang sulit ditebak, semua adalah ketentuan Tuhan, kamu hanya bisa memilih untuk menajadi baik atau jahat, menjalani hidup sesuai agama atau tidak, pilih dunia atau akhirat semua ada ditantganmu sendiri, Tuhan hanya mengabulkan semua yang kamu pilih. meski memang apa yang kamu inginkan tidak slalu seusai dengan apa yang diberikan Tuhan, namun aku selalu yakin bahwa apa yang diberikan Tuhan adalah semua yang terbaik dari-Nya/ aku menulis ini bukan karna aku adalah manusia yang dekat dengan Tuhan, aku bukan manusia yang taat dalam agama, aku juga tidak pintar, aku hanya ingin menulis apa yang telah aku jalani dan aku terima selama perjalananku dalam 27th ini. belajar ikhlas adalah hal yang sulit bagiku, bahkan sebagian orang susah untuk benar-benar ikhlas. rasa kecewa, sakit, dan trauma yang diberikan seseorang untuk kita tidak mudah begitu saja dilupakan, memaafkan dan ikhlas adalah dua hal yang berbeda. mungkin saja aku memang sudah memaafkan semua yang menyakiti namun bukan untuk ikhlas akan hal itu, sehingga sampai kapanpun perasaan benci itu masih ada padaku. bahkan hingga saat ini ada beberapa hal yang belum bisa benar-benar aku ikhlaskan. 

Aku pernah menjadi orang yang sangat baik bahkan aku lupa bahwa aku baik dan bodoh dalam apapun. aku pernah setulus itu mencintai seseorang, menyayangi teman-temanku selayaknya keluarga. namun ternyata perasaan tulus tidak akan membuatku menjadi disayang dan dicinti balik, justru malah kamu menjadi terabaikan, dan tidak pernah dihargai orang lain. lalu kenapa banyak orang selalu mengabaikan yang tulusss? jawabannya simple, karna kit adalah manusia yang punya hasrat, kita cenderung ingin memiliki sesuatu dan sulit menerima. karna rasa syukur yang kurang maka manusia selalu ingin memiliki lebih dan lebih. dari rasa tulus yang pernah terabailkan aku belajar bahwa jangan pernah berharap pada sesuatu yang kamu inginkan. karna rasa ingin kamu itu akan menyakiti dirimu sendiri.

Hari ini aku mencoba menulis lagi, ternyata menulis adalah hobiku, ya harusnya daridulu aku melakukan ini terus agar aku bisa menceritakan apapun ditulisan ini. sayangnya aku tidak pernah punya mimpi. aku adalah orang yang sangat takut untuk bermimpi karna aku yakin mimpi itu takan pernah bisa ku gapai. aneh bukan aku adalah orang yang tidak memiliki cita-cita ingin seperti apa dan ingin punya apa, menurutku mimpi dan keinginanku hanya bisa dinikmati diri sendiri dan tanpa harus diwujudkan karna aku tahu aku bukan siapa-siapa menurutku hidup seperti ini adalah hal yang menyenangkan aku bersyukur dengan diriku saat ini, meski tidak punya apa-apa tapi aku selalu merasa cukup bahkan beberapa temanku iri padaku, hahaha apa yang mereka irikan dari diriku? jelas aku tidak punya apaapa untuk dibanggakan. aku ingin menjadi orang yang berkompetisi aku ingin berjuang untuk memiliki sesuatu namun aku takut. bahagia itu sederhana memang dengan merasa cukup dengan yang aku punya aku merasa bahagia. mungkin rezekiku bukan di materi maupun diseorang kekasih namun aku memiliki beberapa teman yang menurutku mereka adalah rezeki.

Aku punya beberapa sahabat yang memang selalu bisa membantuku disaat aku kesulitan, aku bahagia mereka telah lahir didunia ini, ka Dedeh, Uyuy, Mia, Yulis, Nuni, dan Winda mereka adalah orang-orang baik yang harus selalu aku ingat. Oiya Winda adalah sahabatku yang sudah dipanggil duluan oleh Tuhan, nda andai kamu masih ada di bumi aku sangat rindu nda. semoga Allah memberimu tempat terbaik di Surga amin. ingin aku berterimakasih kepada mereka karna mereka selalu membantuku, aku tidak tahu bagaimana cara membalas semua kebaikan kalian. semoga Tuhan memberikan aku rezeki lebih agar aku bisa membalas sedikit kebaikan kalian. amin.

Cinta.... huh sangat rumit!!!! kamu tahu? aku belum pernah menemukan cinta sejatiku, aku tidak pernah merasa dicintai sepenuh hati, entah kenapa cintaku selalu kandas, kenapa aku tidak bisa bahagia sepeti orang-orang lainnya? mereka saling jatuh cinta dengan waktu yang sangat lama, sementara aku? hanya hitungan bulan aku bahagia lalu hancur begitu saja. aku lelah dan muak dengan cinta, berkali-kali jatuh dipelukan orang yang salah. miris! muak mulai dari SMP sampai saat ini aku belum juga mendapatkan seseorang yang tulus mencintaiku, apa karna aku tidak cantik? tidak kaya? tidak pintar? yaaaa! aku tidak punya value yang bisa aku banggakan, so sad. kenapa terkadang dunia terlihat tidak adil? kadang aku ingin marah pada Tuhan jika aku mengigat semuanya. namun aku bukan manusia yang tidak punya agama, aku yakin Allah pasti akan memberikan jalan yang terbaik padaku entah itu kapan namun aku serahkan semua hidupku pada-Nya. aku ikhlas insyaallah aku ikhlas akan semua rasa sakit yang aku terima, mungkin memang aku pantas mendapatkannya. ya, mungkin ini adalah hukuman daari Tuhan karna dosa-dosaku.

Now, aku hanya ingin aman, nyaman, dan damai. aku hanya ingin hidup dengan tenang Tuhan aku tidak meminta apapun, aku hanya ingin kedua orangtua ku tidak merasa kekurangan, aku hanya ingin keluargaku berkecukupan, aku ingin bahagia dengan apa yang aku punya sekarang. sesulit itukah tenang? tanpa ada rasa cemas rasa takut, rasa benci dan rasa marah. aku ingin tenang Tuhan.